Bab 1 Home

Asha Ini kali kedua aku melihat wajahnya. Wajah tanpa ekspresi dengan tatapan yang sulit dibaca. Tajam, tapi jika diamati perlahan-lahan lembut dan seolah-olah berbicara. Pertama kali aku melihatnya di kereta api commuterline tujuan Bogor saat jam pulang kerja. Waktu yang tepat merasakan 'ketidakmanusiawi' kereta api. Kalimat itu yang pernah diucapkan Mia, teman satu kosanku jika bercerita … Lanjutkan membaca Bab 1 Home

Iklan