Should I Give Up?

Air mata saya hampir saja jatuh ketika membayar makanan dengan uang receh. Mencari sisa-sisa rupiah yang menyelip di tas ransel saya. Tersadar apa yang terjadi. Beberapa kali saya menarik napas. Menghela. Tersenyum. Melangkah mengenggam kresek hitam erat. Bukan karena uang yang saya miliki tidak sebanyak dulu yang tiba-tiba menipis yang membuat saya sedih. Juga bukan … More Should I Give Up?

‘Berhenti’ Sejenak di Pulau Klagian

* Tulisan ini merupakan tulisan lama yang saya ambil dari blog terdahulu* Saya tidak terlalu tahu kapan pastinya jarum jam berada di posisi mana saat langkah kaki ini menginjak pelabuhan Bakauheni, Lampung. Teriakan para calo yang berusaha menghentikan langkah cukup mengerikan, sampai-sampai saya memeluk erat tas ransel saya. Dan, ini bukanlah waktu yang tepat untuk … More ‘Berhenti’ Sejenak di Pulau Klagian

Tentang (mu) : Terlahirlah tulisan ini

*Bukan bermaksud untuk membuat kesenjangan dalam pertemanan yang selama ini terjalin antara saya dan orang-orang sekitar–yang menganggap saya teman– , ketika memulai tulisan ini. Menulis tentangnya adalah rangkaian rencana saya ketika bercerita mengenai pertemanan.* Jika selama ini saya hanya mempercayai kisah indah tentang persahabatan dan cinta sekedar terangkai melalui kisah fiksi, entah itu melalui imajinasi … More Tentang (mu) : Terlahirlah tulisan ini