Should I Give Up?

Air mata saya hampir saja jatuh ketika membayar makanan dengan uang receh. Mencari sisa-sisa rupiah yang menyelip di tas ransel saya. Tersadar apa yang terjadi. Beberapa kali saya menarik napas. Menghela. Tersenyum. Melangkah mengenggam kresek hitam erat. Bukan karena uang yang saya miliki tidak sebanyak dulu yang tiba-tiba menipis yang membuat saya sedih. Juga bukan … Lanjutkan membaca Should I Give Up?