Sawaddeka, Khun….

Part 3

02 September 2015

Ngapain ke Bangkok, sama saja kayak Jakarta.

Juwita atau biasa saya panggil Juju –seorang teman yang kerap melakukan perjalanan kerja ke Bangkok — benar soal Bangkok hampir sama dengan Jakarta. Setidaknya, Mall buka sekitar pukul 09.30 wib. Saya tiba di kawasan SIAM ketika Mall Paragon masih tutup dan beberapa orang menunggu di depan Mall. Mata saya melepas pandang ke sekitarnya. Mengamati pola masyarakat urban Thailand.

Jika kamu mencintai Jakarta dengan ragam pusat perbelanjaannya alias Mall, kawasan SIAM adalah tempat yang wajib untuk dikunjungi. Berikut beberapa tempat yang bisa kamu kunjungi:

  1. Siam Paragon, mungkin ini sama dengan Plaza Indonesia nya Jakarta. Sebab di tempat ini banyak brand kelas internasional yang membuka gerai. Selain itu tentu keberadaan Imax studio. Dan, paling penting adalah terdapat aquarium indoor terbesar di Asia Tenggara tak lain Siam Ocean World. O, ya di sini juga ada Kidzania lho
  2. Siam Center, kalau di Jakarta, saya mengibaratkannya seperti Grand Indonesia. Sebab, barang yang di jual meskipun mewah namun terlihat santai khas anak muda.
  3. Siam Square, di bagian belakang Mall ini terdapat Hard Rock Cafe. Mungkin seperti EX Plaza atau FX kali ya.
  4. Siam Discovery Centre, di Mall inilah, museum patung lilin atau Madame Tussaud berada. Tepatnya di lantai 6.
  5. MBK , Salah satu Mall terpopuler dibahas traveller blogger dan sepertinya menjadi tempat favorit para wisatawan tanah air untuk mencari oleh-oleh. Sebab, di tempat ini beberapa kali saya bersua tak sengaja dengan orang Indonesia.
  6. Bangkok art and culture center, saya tidak tahu bagaimana membahas bangunan ini. Hanya saja, tiba-tiba saya berkhayal bahwa Jakarta punya tempat serupa.
foto eka

Suatu pagi di Siam Center

Sebenarnya masih banyak tempat lain yang bisa di kunjungi di kawasan Siam dengan berjalan kaki, salah satunya Jim Thompson’s House, sebuah museum yang terdiri dari 6 bangunan khas perumahan tradisional Thailand. Tujuan awal saya ke kawasan Siam ingin ke Siam ocean World, melihat kehidupan laut di sana. Namun, ketika membeli tiket saya ditawarkan tiket terusan ke Madam Tusaaud. Saya pun mengiya, mengingatkan ucapan seorang teman, rasanya museum patung lilin itu adalah area wajib untuk dikunjungi ketika menginjak Bangkok.

Bangkok Sea life ocean world

Saya selalu iri dengan mereka yang memiliki keberanian untuk melakukan Diving dan menikmati keindahan alam bawah laut. Dan, saya selalu gigit jari setiap kali menonton liputan tentang mereka yang sedang menikmati alam bawah laut. Pengalaman melakukan snorkeling di Karimun Jawa beberapa tahun lalu meninggalkan jejak berarti dalam ingatan saya. Menyenangkan, meskipun ada ketakutan ketika melepas pandangan ke dasar laut.

Siam Ocean World adalah tempat dimana saya bisa melampiaskan rasa keinginan saya melihat ragam kehidupan dasar laut tanpa harus menyelam ke dasar laut. Ada berbagai ragam aquarium dengan jenis tertentu ketika baru memasuki daerah ini. Menelusuri aquarium dan memperhatikan biota laut sungguh menyenangkan.

Suasana alam seperti di hutan dengan gemericik air mulai terasa ketika kaki saya terus melangkah menelusuri setiap lorong di Siam ocean world. Jika beruntung, ada beberapa show yang bisa dilihat — dan saya melihat Feeding show di area penguin dan anjing laut.

Anjing laut di Siam Ocean World

Anjing laut di Siam Ocean World

Semakin berjalan ke dalam, saya menemui terowongan seperti Sea World Ancol. O, ya saya sempat terpaku di depan aquarium raksasa, ketika beristirahat sejenak. Bukan karena takjub dengan ragam ikan di depan mata saya, tapi teringat harga tiket untuk masuk di sini jika di kalkulasi dengan rupiah… *abaikan.

Salah satu terowongan di Siam Ocean World

Salah satu terowongan di Siam Ocean World

Maddam Tusaaud

Sebenarnya ada rasa menyesal saya ketika mengiyakan tawaran mbak-mbak penjual tiket siam ocean world untuk membeli paket combo Ocean world dan museum patung lilin. Setelah sadar, berapa rupiah yang telah dikeluarkan untuk menikmati ini membuat saya menarik napas.

Saya mengistirahatkan diri sejenak di salah satu restoran cepat saji siam centre. Karena was-was dengan kehalalannya, saya memilih menikmati ice cream saja sambil mencharger baterai ponsel — lagian sisa kentang goreng tadi malam masih ada. O, ya bagi muslim di sini ada mushola lho. Saya bersyukur bertemu dengan security mall yang baik hati, ia bersedia mengantarkan saya ke area mushola ketika saya bertanya :” where is surau or praying muslim room?”

Ia memanggil temannya untuk mengantikan tugasnya, kemudian mengantarkan saya ke mushola yang agak tersudut dan terletak di lantai bawah. Sepanjang perjalanan ia berusaha membangun obrolan dengan saya, dan membuat saya sedikit terharu ketika ia berucap :“Indonesia is good country,” ia pun bercerita tentang Bali yang pernah ia dengar meskipun belum pernah kesana.

“Orang Indonesia baik dan ramah.” ucapnya lagi. Dengan kemampuan bahasa inggris terbatas, saya pun bilang bahwa Indonesia tak sekedar Bali. Di Indonesia ada Sumatra Barat yang tak kalah indah alamnya.

Lepas dari mengistirahatkan diri di Siam Centre, saya melanjutkan perjalanan ke Siam Discovery centre, tempat dimana patung lilin berada. Yup, area wajib untuk memamerkan diri berpoto dengan tokoh idola. Secara jujur, bukan masalah harga tiket yang mahal, saya tak terlalu suka berada di tempat ini. Hanya sekedar seperti pameran beberapa tokoh besar di area ini. Tak lebih. Dan, bagi mereka yang hobi berfoto tempat ini sepertinya wajib untuk dikunjungi.

Awal masuk kita disambut dengan transportasi khas thailand. kekurangan dari tempat ini tak ada alunan musik tradisional yang mengiringi tiap langkah ketika menelusuri satu demi satu tokoh berpengaruhi dari berbagai bidang. O, ya kita cukup berbangga lho, ada patung Alm bapak Soekarno.

Sebagai salah satu pengemar K-pop, tentu saya tak lupa menyapa pangeran Thailand, Nikhun. Saya tak menyukai Nikhun seperti rasa suka saya terhadap Yonghwa CNBLUE, atau jatuh hati seperti saya melihat G-Dragon. Saya mengagumi Nikhun tak lebih kepintarannya menguasai bahasa, dan tentu sikapnya di Reality Show We Got Married yang terkesan ‘lelaki banget’. Maka, di tempat ini, menatap wajah Nikhun saya mengucapkan salam resmi .

Sawaddeka, Khun…

Sawaddeka, oppa

Sawaddeka, oppa

Dan, perjalanan masih belum usai.

Pengeluaran :

tiket Ocean World dan Maddam Tussaud : 1450 Bath

Ice cream di Mcd                                      : 15 Bath

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s