Sekelumit Resah Tentang Duta Pariwisata

Saya baru saja menyelesaikan 14 episode drama korea berjudul “Descendant Of The Sun” — yang lagi heboh-hebohnya. Idealnya sih 16 episode, sayang, cerita romancenya membuat saya terjebak pada kebosanan. Sebenarnya lebih ganteng Kang Maroo sih ketimbang Kapten Yoo Si Jin.

Kepopuleran drama ini tentu memberi dampak yang sangat besar bagi pemeran utamanya, terutama pesona Soo Joong Ki yang baru-baru ini dipilih sebagai duta pariwisata negaranya. Dan, Korea Selatan menurut saya tak salah memilih mantan personel running man ini sebagai duta pariwisata. Sebagai penikmat dunia hiburan dari Korea Selatan, Joongki bagi saya pria berkarakter cerdas dan pernah menerbitkan sebuah buku berjudul “ Beautiful Skin Project” *oke bagian terakhir memang tidak terlalu penting.

song-joong-ki-raffi-ahmad_20160414_095244
Source : Tribun

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Dua minggu sudah saya berjibaku untuk tidak berkomentar dan menahan diri mengenai artikel ini — sebuah artikel yang membuat saya menghela napas entah untuk alasan setiap kali memikirkannya.

Raffi Ahmad bukan lagi sebuah nama asing bagi tanah air ini. Saya termasuk pernah mengaguminya ketika sinetron masih asyik untuk dinikmati. Ketika acara hiburan tanah air masih seru untuk ditonton. Hampir tiap hari wajahnya menghiasi layar kaca. Meliput apapun tentang dia dari yang tidak penting hingga ‘dianggap’ penting. — Dan, saya rasa tidak perlu membahas ini lebih lanjut. Kita sama-sama tahu lah!

Memiliki banyak follower di media sosial menjadi alasan Kemempar menuju suami Nagita Slavina ini menjadi duta pariwisata — termasuk istrinya juga kalau tidak salah. Tentu ini dianggap bisa mempengaruhi orang untuk mencintai pariwisata negeri ini.

Entah kenapa sisi hati saya menolak fakta bahwa Raffi Ahmad ditunjuk sebagai duta pariwasata. Jika tolak ukurnya adalah popularitas tanpa mempertimbangkan kualifikasi pribadi jelas ini sesuatu yang tak terlalu mendapat efek berarti menurut saya. Mempromosi pariwisata Indonesia bagi saya membutuhkan orang-orang yang berkarakter cerdas dan memahami tentang permasalahan pariwisata Indonesia.

Bukan berarti Raffi tidak cerdas lho. Ia cerdas kok.

Tapi yang dimaksud adalah cerdas memperlihatkan sikap dan wibawa, hal apa yang pantas di informasikan kepada khalayak. Bukan ‘drama ‘ menye-menye tentang kehidupan tak jelas yang tidak seharusnya menjadi konsumsi pribadi.

Lalu, jika bukan Raffi siapa yang sesuai untuk mendapatkan peran tersebut?

 

Iklan

4 thoughts on “Sekelumit Resah Tentang Duta Pariwisata

  1. Hah dia jadi duta pariwisata Indonesia? Gak salah? Ya, salah kalau cuma mengandalkan follower. Lagian follower diakan mungkin 99% orang Indonesia sendiri.
    Tindakan tidak cerdas diambil kemenpar. Tidak cerdas = …….. (isi sendiri) wuhahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s