Traveloka Xperience : Bye – Bye Liburan Penuh Drama !

 “Traveling isn’t always pretty. it isn’t always comfortable. Sometimes it hurts, it even breaks your heart. But that’s okay. The Journey change you; it should change you. it leaves marks on your memory, on your consciousness, on your heart, and on your body. You take something with you. Hopefully, you leave something good behind,

— Anthony Bourdain

      Hampir satu setengah tahun lamanya saya menjauhi diri dari kegiatan traveling karena suatu hal. Pengalaman terakhir traveling menyisakan trauma tersendiri bagi saya kala tidak bisa bersikap bijak pada travelmates yang belum terbiasa menjelajahi suatu tempat dan drama ketinggalan pesawat. Satu pelajaran penting kala itu adalah jangan memaksa diri bersikap missqueen disaat membawa partner perjalanan yang tidak tahu apa-apa dan tidak biasa melewati lelah dan nikmatnya tidur di bandara. Ada banyak drama akibat peristiwa tersebut yang juga turut memancing komentar tak mengenakan dari anggota keluarga yang pada akhirnya membuat saya memilih untuk berhenti sementara kegiatan jalan-jalan ke luar negeri saya.

20141125_070500
Pada suatu perjalanan — HKIA 2014

Saya bukan anak sultan ataupun ratu yang dengan santai melenggang tanpa perlu memikirkan konversi mata uang negara tujuan ke IDR atau rupiah, — yang dikemudian hari saya menyadari bahwa ini tak baik dalam perjalanan. Selama mendedikasi diri sebagai pengemar jalan-jalan, saya sadar bahwa hobi ini butuh biaya yang tak sedikit dan karakter diri yang bijak. Traveling bagi saya bukan sekedar mengabadikan momen lewat lensa kamera, tapi mengasah diri ini menjadi lebih baik dalam menghadapi perbedaan yang ada. Itu kenapa traveling menjadi sebuah hobi yang harus dibayar LUNAS demi sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya!

Tak sekedar permasalahan biaya, tapi juga keribetan traveling yang selama ini saya alami membuat saya kembali merenung sebagai generasi milenial yang serba digital. Saya harus berdiri di depan coffeeshop sekedar mendapatkan wifi gratis hanya membuka google map untuk menemui tujuan destinasi karena kepelitan saya membeli simcard atau menyewa portable wifi. Sungguh sebuah kebodohan yang menyiksa diri ditengah era serba digital saat ini.

Dan, puncaknya kegeblekan traveling ala saya adalah kala berani mengajak orang menikmati liburan mengikuti gaya saya yang terbiasa ngegembel ternyata menghasilkan ragam drama yang tak mengenakan termasuk ketinggalan pesawat. Berniat hemat dari biaya saya pun malah jadi bangkrut karena mesti beli tiket pesawat double termasuk membelikan untuk teman perjalanan sebagai wujud dari pertanggungjawaban karena sudah membawa dia dalam perjalanan tersebut. Peristiwa ini menjadi boomerang tersendiri dalam diri ini untuk mengabaikan rasa ‘pelit’ hanya takut miskin di negeri orang termasuk memahami karakter travelmates.

20190902_200236(1)
Salah satu buku favorit. — Buku?!

Berhenti bukan berarti saya menutup mata soal dunia traveling. Rindu itu mengelitik jiwadan langkah kaki ini. Rindu bangun pagi, menelusuri tiap sudut perkotaan, dan menyasarkan diri di pasar loak setempat serta mengobrol dengan stranger. Ah, rindu itu!

Siang itu ditengah kerinduan saya mendengar suara pasport saya di cap dan sensasi melewati imigrasi suatu negara, saya dihadapkan oleh kehebohan epic sale dari salah satu online travel agent favorit ; Traveloka di group jalan – jalan yang saya ikuti di salah satu sosial media. Kehebohan yang membawa saya akhirnya tergiur untuk ikut serta mengubek-ubek kembali aplikasi Traveloka. Saya cukup kaget, selain poin Traveloka saya yang terbuang karena sudah kadaluarsa juga ragam menu produk baru yang ditawarkan oleh Traveloka akhirnya membuat saya bisa terlonjak riang dari kekecewaan poin yang hilang hehehe ; Yes!

Screenshot_20191008-174958
Satu aplikas untuk semua tawaran produk kegiatan traveling ; Traveloka 😀

Produk yang ditawarkan Traveloka seperti Xperince, Eats, Antar Jemput Bandara, Voucher hadiah dan lain sebagainya adalah jawaban dari kebutuhan generasi milineal ; satu aplikasi untuk semua kebutuhan liburan. Jadi nggak usah cemasss deh dengan drama yang tak menyenangkan yang menyisakan ketraumaan soal liburan 😛 ( Itu mah saya :D). Salah satu yang menarik perhatian adalah Traveloka Xperience yang membuat saya bengong sejenak pas ngubek-ngubek fitur tersebut dengan produk yang ditawarkan.

“Ini mah nggak butuh capek -capek bikin itinerary lagi !” batin saya.

Traveloka Xperience ; Liburan bisa santuy !

Saya teringat dalam suatu perjalananan ke Korea di suatu pagi saat menikmati sarapan ala hostel self service dengan ketersediaan roti, selai dan telor tidak sengaja ketemu orang Indonesia yang berasal dari Makassar. Ia sedang melakukan liburan bersama adik dan anaknya. Pagi itu ia bingung mau kemana, dan cerita pengalaman tidak mengenakan soal kebingungannya menjelajahi kota Seoul yang ujung-ujungnya ke Myeondong.

DSC03615

“Transportasinya riweh nggak kayak di Hongkong!” keluhnya. Ia pun terpaksa mengandalkan taksi yang anggaran biaya liburan jadi membengkak. Ya, subway Korea cukup membingungan dengan ragam jalurnya menurut saya. Liburan yang menyisakan kesan tidak menyenangkan tentunya bagi si mbak Makassar tersebut.

Kehadiran Traveloka Xperience bagi saya sebagai solusi dari kebingungan untuk menata liburan seru di suatu tempat melalui tawaran produk yang tidak saja tersedia di Indonesia, tapi juga Asia Tenggara dan berbagai negara lainnya di dunia dengan layanan customer service yang siap siaga selama 24 jam. Tak perlu ngubek -ngubek om google sekedar mengatur itinerary, cukup ngubek Traveloka Xperince bagi saya jawaban dari anti rempong menemui ragam #XperienceSeru.

Screenshot_20191008-175035
Fitur Kursus dan Workshopnya mengiurkan 😀

 

Jauh sebelum adanya fitur Traveloka Xperince, sebenarnya saya pernah membeli tiket atraksi di Traveloka yaitu Aquaria KLCC, saya tak perlu memikirkan antrian dan mengeluarkan ringgit karena sudah melakukan pembayaran saat di rumah ; di negeri sendiri. Tak ada kekhawatiran akan kekurangan duit di negara orang. Menarik adalah tentunya, harga lebih murah daripada beli on the spot. Perjalananan waktu itu, memang saya rancang dengan tujuan santai karena saat itu membawa dua adik saya untuk menikmati liburan. Kami jadi tahu bagaimana menghabiskan sore kala itu ; menikmati koleksi ikan di Aquaria KLCC.

Kehadiran Traveloka Xperience menurut saya lebih tertata dengan rapi dalam menawarkan produk pengalaman liburan dan memudahkan dalam berpikir bagaimana menghabiskan waktu dengan baik. Memberi kemudahan mengukir cerita liburan yang menyenangkan. Seperti tersedianya ragam tur yang ditawarkan dengan harganya tidak terlalu mahal. Lupakan kekhawatiran dan kelelahan karena pusing mencari destinasi yang dituju. Santuy namun menyisakan kesan yang menyenangkan plus membahagiakan!

Satu Aplikasi dan puluhan penawaran dengan ratusan pengalaman seru

Traveloka Xperience adalah jenis produk dan aktivitas liburan serta gaya hidup yang ditawarkan oleh Traveloka yang tersebar di Asia Tenggara mulai dari aktivitas, atraksi, bioskop, event, hiburan, Spa dan kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tour, pelengkap travel (termasuk nyewa pocket wifi-an), makanan dan minuman, kursus dan workshop. ( Aku nulis ini kok jadi nelan ludah yah… tergiurrr banget mo liburan hahaha)

Screenshot_20191001-102856 1
Kan jadi ngayal ; tergiur bikin itinerary berdasarkan info produknya Traveloka Hehehe

 

Merancang liburan adalah salah satu cara saya melepaskan kerinduan akan sebuah perjalanan seraya berdo’a ; semoga ada rejeki uang dan waktu plus kesehatan untuk bisa mewujudkannya segera!

Aamiin.

Yah, setidaknya berdo’a ajaa dulu, dan ngerencana aja dulu … mumpung gratiss ini 😀

Pergi Les Masak di Negeri Gajah

Biasanya kalau liburan akan loncat dari satu tempat ke tempat lain, berburu destinasi yang populer dengan memaksimalkan waktu. Tapi kali ini saya ingin liburan ke Thailand dengan mengasah kemampuan masak dan menimba ilmu memasak. Saya akan mengabaikan ambisi menjumpai destinasi populer, seolah nggak akan kembali lagi ke Thailand seperti yang pernah saya lakukan dulu. Padahal mah di era kemudahan, tinggal klik di aplikasi, datang ke bandara bawa ransel, naik pesawat … terus nyampe dong di Thailand. Tinggal gimana kita ngehasil rupiah yang banyak ajaaa.

20190911_082100
Jadi kapan nih kitaaaa makan bareng?? Lebih seru klo belajar masak bersamaa — manja romantis gimana gituh ala opa dan nuna di Drakor 😀

 

Saya mau belajar masak di Chiang Mai. batin saya seraya natapin layar ponsel yang menampilkan aplikasi Traveloka dengan identik warna birunya. my favorite color 😀

” Les masak aja di Thailand, tajirr amat sih Kak,nyontek di internet kan gampang …!”

Kali ajaaa ada yang ngasih komentar gituh, kala saya ngukir rencana untuk memperkaya diri (MEMPERKAYA DIRI?!) di Thailand, khususnya di Chiang Mai. Kebetulan belum pernah sih ke Chiang Mai, kota terbesar kedua setelah Bangkok dengan cuacanya yang sejuk karena terletak di daerah pengunungan. Kehidupan budaya lokalnya masih terasa kental, begitu yang saya simpulkan kala menonton variety show Korea acara jalan-jalan gituh. Seru sih memperkaya diri dengan menghambur – hambur uang demi beli paket tur, tiket pesawat, penginapan dan jajan enak di Thailand.

Inih mah bukannya kaya tapi malah jadi misqueen hehehe, maksudnya sih lebih memperkaya diri dengan pengalaman. Soalnya yang kita beli itu pengalaman yang kesannya membekas hingga bisa jadi bahan dongeng untuk anak cucu suatu hari kelak. Mumpung masih muda dan punya kesehatan yang baik, ya nggak? 🙂

Saya penyuka masakan Thailand, dengan citra rasanya yang ada perpaduan asam pedas serta kaya rempah. Sebelas dua belas lah yah dengan masakah Padang . Hahaha padahal mah baru nyoba tomyam doang  sama gulai rebung yang tak sengaja saya cicip di terminal kala mo pergi ke Krabi pas di Bangkok dulu.

Yah, kali aja suatu hari bisa menciptakan masakan yang ngemix antara Padang dan Thailand 😀 dan buka warung makan yang dapat penghargaan Michelin. ( Ngerti aja kagak ka tentang Michelin Michelin -an … hehehe yang penting mah mimpi bebas dan gratis sob! )

Screenshot_20191008-175205
Tuh kan dari tampilannya udah mengodaaa. Jadi kapan nih kitaaa ukir cerita di tempat ini? Kuy lah -:D

Ternyata pas ngubek kursus masak gituh di Thailand banyak pilihan yang benar – benar bisa memperkayakan diri kita dengan ilmu yang bermanfaat lho. Akunya galauuu hahahaaa Iini baru namanya #XperienceSeru. Karena nggak pernah ke Chiangmai, kali aja benar ada rejeki ke sana jadi yah saya pilih Grandma’s home Cooking School. alasannya sederhana aja sih, harganya lumayaan murah dengan tawaran pengalaman belajar di pasar tradisional, terus juga menggunakan bahan yang organik. Segar dari perkebunan langsung. Nah lho! — Ini mah mamah – mamah milenial yang aware sama hidup sehat mulai tergoda deh.

Screenshot_20191008-175301(1)
Udah di jemput, di service dengan mango stick, thai tea dan sebagainya plus diajak belanja ke pasar tradisional. Seru nggak tuh! 😀

 

Dan, sebenarnya masih banyak lho tawaran kursus memasak seperti ini di Traveloka Xperience, seperti di Bali, Jakarta , Malaysia dan masih masih banyak tawaran menarik di berbagai kota plus negara. Udah biar jelasss ubek – ubek nggih Traveloka Xperience nya di aplikasi Traveloka! 😀 ( AWASSS NGILER! Heehehe …)

Nah, kenapa mesti harus coba Traveloka Xperience ?

Untuk mewujudkan masak di Chiangmai, aku berencana menggunakan Traveloka Xperience. Nggak bisa bohong sih, sebagian dari perjalananku, kemudahannya berasal dari aplikasi Traveloka. Sebagai generasi Milenial yang anti ribet, yah ini adalah pilihan untuk mengukir #XperinceSeru selama liburan.

Jadi kenapa Traveloka Xperience ?

  • Ribuan pengalaman di seluruh dunia untuk semua minat

Pernah nggak sih kepikiran gimana rasanya nonton konser di luar negeri, terjebak nonton film di bioskop dengan subtitle lokal, plus Spa di negeri orang?

Screenshot_20191001-103413 2
Jalan – jalan malam ke pasar ikan … eh ketemu seafood yang mengiurkann 😀

 

sebuah pengalaman yang secara mudah bisa kamu wujudkan lewat Traveloka Xperience. Selain itu ada workshop dan aktivitas lainnya yang bikin hidup lebih bewarna plus memperkaya pengalaman dengan mudah dan mengembirakan. Mulai dari Les masak, kursus kecantikan, dan lain sebagainya.

  • Bebas Pilih Cara Pembayaran

Kemudahan kala memesan. Nggak perlu nge-drama takut misqueen seperti yang aku cerita sebelumnya, aplikasi ini tersedia berbagai pilihan cara pembayaran sesuai kebutuhan lho. Kamu bisa pesan sekarang dan mengatur pembayaran kala sudah gajian lewat aplikasi Travelokapay. Jadi bisa nyicil  persiapan untuk mewujudkan liburan yang mengembirakan.

Screenshot_20191001-103254 1

  • Pesan Cepat dan Praktis di mana pun, kapan pun

Pernah nggak saat mendatangkan suatu atraksi tapi antrinya panjanggg gituh. Mo mundur, sayang banget mumpung lagi disini, mo antri takut nggak puas menikmatinya.  Waduh ! * tepok jidat*

Jangan sia-sia kan momen liburan terbuang begitu saja, nikmatikan momen kemudahan yang serba instan, bebas antre di atraksi pilihan dengan Traveloka Easy Access.

Oh ya saya waktu beli tiket Atraksi Aquaria KLLC nggak ngantri. Cuma nunjukin bukti pembelian dari Traveloka. Kala itu, belum ada Traveloka Xperience yang mulai meningkat kinerja yang tertata rapi. Jadi punya waktu banyak deh untuk bisa menikmati dengan santai tanpa mengkhawatirkan persoalan waktu. Memudahkan bukan?

Bye Repot 😀

  • Selalu bebas Cemas

Khawatir terjadi apa -apa atau mengalami kebingungan terhadap produk yang sudah diorder. Traveloka Xperience menawarkan service yang bikin kamu bisa bernapas lega dengan tersedia customer service 24 jam  yang bisa diajak ngobrol dengan santai dan tentu saja siap membantu.

****

Anti drama club lah !

Enggak usah khawatir soal tersesat karena nggak bisa akses internet buat sekedar buka google map atau cari informasi lainnya. Enggak usah capek -capek kayak aku, nongkrongi pelataran coffeeshop demi sinyal wifi. Udah sewa pocket wi-fi atau beli simcard setempat yang ditawarkan di Traveloka Xperience. Nggak usah ngedrama deh dengan kerempongan dan keriwehan akibat kegeblekan sendiri ! ( ini ngatain diri sendiri yah! *jadi malu*

 

Oh, ya karenaaaaa anaknya gampang tergiur dengan kata diskonan , ternyataaa di Traveloka Xperience banjir diskon lho! Lumayan ngehematlah yah, dananya bisa dialihkan untuk jajan enak gituh atau ngupi – ngupi cantik. Kali aja nemu jodoh . Dari mata beralih ke dm-dm an IG. Lah ini malah ngelantur 😀

Jadi, kapan nih kita PPJ-an bareng ???

( Para pencari jodoh)

* Tetap mah, traveling sambil nyari jodoh*

*ngumpet dibalik ransel*

20190822_155526
Jangan ngumpet dibalik ransel, Kuy PPJ-an 😀

 

 

 

 

 

11 tanggapan untuk “Traveloka Xperience : Bye – Bye Liburan Penuh Drama !

  1. Samaa hahahah mikir ribuan kali. Dan, sampai sekarang hubungan jadi renggang gituh. Kan nggak asyik banget ; padahal aku nggak suka diam – diam gituh.
    .
    Yahhh pelajaran juga sih klo pergi emang benar harus sama mahram hehehe 🙂

  2. Waduh mbak, saya kok malah fokus ke trauma karena travelmate. Saya juga pernah ngalamin itu, ketinggalan pesawat dan akhirnya beliin tiket sebagai bentuk tanggung jawab krn udah ikut saya dan suami. Padahal kan kita perginya bareng2 yaa. Which means risiko tanggung bareng. Drama2 lainnya pun hampir sama. Makanya aku jadi kapok klo ada teman yang mau ikut jalan bareng 😂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s