The way back

Setiap langkah yang kita lalui, Terselip harapan. Pada do'a ibu yang tak pernah lelah. Haruskah kita kembali...? ... ****Kuamang kuning, November 2015, ditengah rindu menyandang ransel 🙂

Iklan

Membaca Asa

*teruntuk teman belajar Bersabarlah pada hasrat untk menjumpai rasa nyaman Ada tugas yang harus diselesaikan Ada keadaan yang tak diharapkan tapi mesti kau lalui Percayalah, ada harapan indah dari merdunya suara hujan   Mari kawan, kita benahi segera mimpi ini. Agar langkah bisa menemui... nyamannya senyum ibu   Kuamang kuning, November 2015       … Lanjutkan membaca Membaca Asa

Bab 1 Home

Asha Ini kali kedua aku melihat wajahnya. Wajah tanpa ekspresi dengan tatapan yang sulit dibaca. Tajam, tapi jika diamati perlahan-lahan lembut dan seolah-olah berbicara. Pertama kali aku melihatnya di kereta api commuterline tujuan Bogor saat jam pulang kerja. Waktu yang tepat merasakan 'ketidakmanusiawi' kereta api. Kalimat itu yang pernah diucapkan Mia, teman satu kosanku jika bercerita … Lanjutkan membaca Bab 1 Home