INFINITE

INFINITE

INFINITE

Akhir bulan Agustus lalu seperti biasa saya diberi kesempatan oleh bos untuk ngeliput konser Infinite, boyband asal Korea.  Sejujurnya saya tidak mengenal Infinite, kalau saja L tidak pernah jadi Guest di Running Man –Variety Show Korea Selatan.  L satu-satu anggota yang saya kenal. ( Dan, saya baru ingat pernah ngejual album Man In Love -nya Infinite. ckckck )

Alhasil, dari mulai jumpa pers, sampai menjelang detik-detik konser, saya berusaha menghapal wajah plus nama-nama mereka. ( Tahu sendiri, wajah boyband Korea relatif sama) Beruntung, teman saya membagi info track list lagu-lagu Infinite. Keberadaan Rahma saat itu benar-benar membantu saya. Hasilnya, menulis judul ” Infinite :  Dari Rayuan Hingga Air mata”, entah kenapa bagi saya ini tulisan bagus yang pernah saya buat bila dibandingkan dengan konser G-dragon.

Padahal sejujurnya, dibandingkan Infinite saya lebih menikmati konser G-Dragon. Senyuman G-Dragon tidak hilang-hilang dibenaknya selama dua minggu. Namun, meskipun Infinite tidak begitu saya nikmati, tapi ketika mengenang kembali aksi mereka. Saya terdiam. Aksi L bermain gitar dengan boneka Teddy Bear gede, ekspresi wajahnya masih tersimpan di benak saya. Bocah-bocah Abege itu terlihat ramah dan keren.

🙂

Well, berikut tulisan saya :

Jakarta– Luapan kegembiraan tak cuma dirasakan para Inspirit, sebutan penggemar boyband Infinite. Perasaan yang sama dirasakan anggota Infinite ketika menyapa penggemarnya lewat konser bertajuk “2013 Infinite 1st World Tour, One Great Step”, Sabtu (31/8).

Bertempat di Mata Elang International Stadium (MEIS) Ancol, Jakarta, ketujuh pria (Sung Gyu, Dongwoo, Woohyun, Hoya, Sungyeol, L, dan Sungjong) ini sukses memenuhi janji mereka akan memberikan penampilan spesial dan menghibur untuk Inspirit. Tepat pukul 20.05 WIB, Sung Gyu dkk muncul di balik layar dengan menampilkan jeruji penjara dan tangan terborgol. Jeruji terangkat, borgol terlepaskan, lalu perlahan mereka maju ke bagian depan panggung sambil menyanyikan single terbaru mereka, Destiny.

Konser pun dimulai. Sontak, teriak histeris para fans yang mayoritas remaja perempuan bergema riuh ikut menyenandungkan lagu tersebut sambil melambaikan lighstick. Tanpa jeda, Infinite melanjutkan dengan Tic Toc dan Paradise.

“Selamat malam, kami Infinite,” sapa mereka seusai menyanyikan lagu Paradise. Meskipun keringat membanjiri tubuh, dengan napas yang masih terengah-engah, mereka tetap berusaha memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa Indonesia.

“Saya Sun Gyu dari Infinite,” ujar leader Infinite yang diikuti masing-masing personel. Tak sekadar memperkenalkan diri, Sun Gyu dkk berusaha mengakrabkan diri dengan fans. “Sudah lama tidak bertemu. Kemarin saya tidak bisa tidur karena deg-degan. Saya bangga dengan Anda,” curhat Sun Gyu.

Lebih kurang 26 lagu mereka bawakan, termasuk lagu Indonesia Pelangi-pelangi. Pada kesempatan tersebut, Infinite juga merayakan ulang tahun ke-23 Sungyeol yang jatuh pada 27 Agustus lalu. Mereka membawa kue ulang tahun dan mengajak seluruh penonton menyanyikan lagu Happy Birthday.

Di akhir acara, sebelum membawa lagu penutup berjudul With, Sung Gyu dkk menyampaikan salam perpisahan dengan penuh haru. Bahkan Sung Gyu sempat terlihat menitikkan air mata. “Selamanya, aku akan bernyanyi terus untuk kalian,” ungkap dia haru.

“Jakarta akan menjadi tempat yang selalu kuingat. Hati kami akan selalu bersama kalian,” tukas Hoya.
“Saya sangat sedih,” timpal Dong woo. Adapun L menyatakan, “Kami akan kembali lagi. Terima kasih, Jakarta!”

*tulisan ini dimuat di Splash, Koran Jakarta, 02 September 2013*